Setelah anak gembala itu pergi, para kawanan serigala datang lagi ke area peternakan. Merasa aman karena tak ada orang, mereka dengan leluasa memasuki area peternakan dan menjelajah dari satu gudang ke gudang yang lain. Tapi mereka sedikit kecewa, karena mereka tak mendapati apa-apa. Waktu itu bertepatan si anak kambing yang berada di atas atap ingin memakan rumput yang di taruh di pinggir atap itu. Melihat para serigala yang datang, anak kambing itu melihat mereka sejenak. “ Ah, mereka itu bodoh. Tak mungkin mereka bisa naik ke atas sini”. Fikir anak kambing itu.
Merasa dirinya aman, anak kambing itu bukanya bersembunyi malah memanggil para serigala itu. Tentu saja para serigala langsung mendatangi dan berkerumun di bawahnya. Tapi karena anak kambing itu merasa aman berada di atas atap, malah muncul sifat sombongnya dan mengejek para serigala yang ada di bawahnya. Para serigala hanya diam saja, seakan ada yang mereka tunggu. Tak sepatah kata pun mereka ucapkan untuk membalas anak kambing itu. Akhirnya karena lelah berteriak mengejek para serigala, anak kambing itu merasa lapar. Dan dia berniat memakan rumput yang berada di pinggir atap. Tapi sial, karena dia ceroboh akhirnya anak kambing itu terpeleset dan jatuh dari atap. Dan tanpa menunggu waktu lama, para serigala pun langsung memangsanya.
Adapun hikmah yang dapat kita petik dari dongeng di atas adalah, jangan bersifat sombong ketika kalian berada dalam posisi yang enak dan nyaman. Karena sifat sombong dapat membuat kalian bertindak ceroboh yang berahir pada akibat yang fatal.
Di tulis oleh: Muhammad Rifai
sumber: http://dongengterbaru.blogspot.co.id


No comments:
Post a Comment